
Oleh : KH Rakhmad Zailani Kiki, Penulis Fikih Kota Global
REPUBLIKA.CO.ID, Di saat beberapa kelompok yang mengatasnamakan Islam melaporkan Pandji Pragiwaksono ke polisi karena ucapannya yang dianggap melecehkan sholat dan termasuk tindak pidana terhadap agama di show stand-up comedy bertajuk Men's Rea, saya jadi teringat sosok penyair Muslim yang terkenal jenaka, yaitu Abu Nawas.
Menurut saya, humor Abu Nawas tentang shalat lebih parah dari Panji. Panji sekadar ngomong, Abu Nawas malah mempraktikkan humor shalatnya dan juga mengeluarkan fatwa, seperti di dua kisahnya ini.
Kisah pertama. Suatu ketika, tetangga Abu Nawas ada yang meninggal dunia. Ia mengenal betul siapa tetangganya itu. Singkat cerita, Abu Nawas menshalatkan jenazah tetangganya itu di sebuah masjid.
Tiba-tiba di pertengahan pelaksanaan sholat jenazah, seluruh jamaah dikejutkan oleh ulah Abu Nawas yang melakukan sujud. Belum ada yang tahu, Abu Nawas sengaja atau karena lupa. Spontan jamaah di sekelilingnya terkejut.
Setelah sholat selesai, seorang jamaah bertanya kepada Abu Nawas. "Hei, kenapa Anda sholat jenazah kok pakai sujud?"
Dengan enteng, Abu Nawas menjawab, "Mayat ini banyak banget dosanya. Jadi tidak cukup kalau sholatnya hanya diberi takbir aja, harus ada sujud."