Rabu 02 Sep 2026 15:10 WIB

Dosen dan Tangki yang tak Boleh Kosong

Ilmu pengetahuan setiap waktu mengalami perkembangan.

Tangki ilmu dosen memiliki keterbaruan ilmu pengetahuan dan penggunaan aplikasi yang dapat dipakai untuk membuat riset penelitian dalam penulisan artikel. (ilustrasi)
Foto: theguardian.com
Tangki ilmu dosen memiliki keterbaruan ilmu pengetahuan dan penggunaan aplikasi yang dapat dipakai untuk membuat riset penelitian dalam penulisan artikel. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dr Nor Lailla, SE, MM, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta

Ilmu pengetahuan setiap waktu mengalami perkembangan. Hal ini bisa diperoleh dosen melalui berbagai kegiatan, yaitu workshop, webinar, maupun sosialisasi yang diselenggarakan oleh pemerintah ataupun perusahaan swasta.

Baca Juga

Dengan metode pembelajaran tersebut, tangki dosen akan penuh. Tangki ilmu dosen memiliki keterbaruan ilmu pengetahuan dan penggunaan aplikasi yang dapat dipakai untuk membuat riset penelitian dalam penulisan artikel.

Tangki pengalaman terisi karena berkolaborasi dengan dosen-dosen kampus lain, bukan hanya terbatas dalam lingkup di dalam kampus. Tangki publikasi yang dihasilkan dosen bukan hanya dari tulisan mahasiswa, tetapi juga sebagai penulis pertama dalam publikasi pada skala internasional.

Selanjutnya, tangki inovasi membuat dosen memiliki ide dan mengimplementasikan ide tersebut ke dalam metode pembelajaran. Hal ini memiliki manfaat dalam tugas dosen seperti IKD dan BKD. Selain menjadi prestise bagi dosen, hal tersebut juga membawa nama baik kampus dosen tersebut. Karya yang dihasilkan oleh dosen juga dapat digunakan oleh kampus untuk kegiatan akreditasi.

Hal ini yang akan membuat tangki dosen penuh dengan ilmu pengetahuan yang akan dibagikan kepada mahasiswa di dalam kelas ketika mengajar, sehingga mahasiswa pun kaya akan ilmu. Mahasiswa bimbingan pun memiliki dampak dari tangki dosen yang penuh tersebut, salah satunya judul riset mahasiswa yang menarik. Hasil karya yang dapat dituangkan dalam bentuk buku maupun artikel, semua itu merupakan bentuk tangki dosen yang penuh dengan ilmu dan wawasan dalam dunia akademik.

Namun, dalam pengisian tangki tersebut, ada kalanya karier dosen tidak tercapai atau tertunda. Namun, pengisian tangki pembelajaran dosen tidak boleh berhenti. Karena pada akhirnya, dosen bukan hanya tentang seberapa tinggi jabatan yang berhasil diraih, tetapi seberapa penuh tangki ilmu yang dapat dibagikan kepada mahasiswa, kolega, dan masyarakat.

Dosen yang tangkinya kosong akan sulit memberi banyak kepada mahasiswa. Sebaliknya, dosen yang terus mengisi tangkinya dengan ilmu, pengalaman, penelitian, jejaring, dan karya akan memiliki lebih banyak bahan bakar untuk menggerakkan pembelajaran dan menghasilkan kontribusi akademik.

Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
Berita Lainnya

Rekomendasi