Oleh Nur Hadi Ihsan*
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada Rabu sore, 26 Maret 2025, Pusdiklatcab Wiratha Ngawi menggelar Sarasehan Pelatih Pembina Pramuka dengan tema "Meningkatkan Jiwa Korsa dan Profesionalisme Pelatih Pembina Pramuka." Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., mantan Ketua Harian Kwartir Daerah Argasonya Jawa Timur, yang menyampaikan pokok-pokok pikiran penting tentang bagaimana pelatih Pramuka dapat menjadi berjiwa korsa, profesional, dan memiliki vibrasi kepemimpinan yang kuat.
Dalam pemaparannya, Prof. Suyatno menekankan bahwa Pramuka akan baik jika pembinanya baik, dan pembina akan baik jika pelatihnya baik. Oleh karena itu, pelatih memiliki peran kunci dalam keberlangsungan dan kejayaan Gerakan Pramuka. Ia membedakan antara pelatih instrumental—mereka yang (hanya) memenuhi syarat administratif dan teknis—dan pelatih esensial—mereka yang benar-benar memiliki passion, mission, dan vision dalam membina generasi muda. Seorang pelatih yang esensial bukan hanya mengajarkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menghidupkan semangat dan jiwa kepemimpinan dalam setiap peserta didiknya.
Passion: Ikhtiar yang Kreatif, Inovatif, dan Dinamis
Setiap pelatih memiliki passion—minat dan kecintaan yang mendalam terhadap dunia kepelatihan Pramuka. Namun, passion dalam Pramuka bukan sekadar menikmati apa yang disukai. Passion harus menjadi ikhtiar yang terus diupayakan secara kreatif, inovatif, dan dinamis.
Seorang pelatih yang memiliki passion sejati akan selalu mencari cara baru untuk membuat pelatihan lebih menarik dan bermakna. Passion itu bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti: menciptakan metode pelatihan yang lebih efektif dan menyenangkan; memanfaatkan teknologi digital untuk menyebarkan nilai-nilai kepramukaan; dan menyusun kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman.
Prof. Suyatno menekankan bahwa passion tidak boleh stagnan. Seorang pelatih harus selalu berkembang dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, agar nilai-nilai kepramukaan tetap hidup dan relevan bagi generasi muda.
Mission: Jalan untuk Mewujudkan Passion dan Menyatukan Energi
Passion yang beragam perlu diarahkan dalam satu mission yang jelas. Dalam konteks Pramuka, mission adalah usaha kolektif untuk menyatukan energi, menyelaraskan langkah, dan menghidupkan jiwa korsa.