Namun, segala pernyataan ini kontak terjawab ketika berjumpa dengan sejarawan yang merupakan ikon utama pengkaji kisah seputaran Perang Jawa dan Pangeran Diponegoro itu, Peter Carey. Sejarawan asal Inggris ini mengatakan kedua punya hubungan yang bersifat tidak langsung. Dan Pangeran Diponegoro memang banyak terinspirasi soal sosok kekhalifan Ottoman, Turki.
Nah, agar tak panjang lebar mari disimak wawancara penulis dengan Peter Carey Jumat petang kemarin itu. Wawancara dilakukan di beranda Galery Cemara milik pakar filsafat Toeti Heraty Noerhadi-Roosseno di bilangan Menteng Jakarta. Percakapan ini direkam oleh anak muda asal Manado, Michael Limboto.
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Rekomendasi
-
Selasa , 14 Jul 2026, 21:22 WIB
Satu Abad Selesai, Saatnya NU Menatap ke Depan dengan Kepala Tegak
-
-
Selasa , 14 Jul 2026, 11:19 WIB74 Kilogram Emas dan Logika Koruptor
-
Selasa , 14 Jul 2026, 09:33 WIBNegara Menguji Diri, Publik Mengawasi
-
Selasa , 14 Jul 2026, 08:50 WIBRealisasi Anggaran Pendidikan Belum Sesuai Amanat Konstitusi
-
Selasa , 14 Jul 2026, 08:02 WIBPembebasan Baitulmaqdis dalam Lensa Peradaban dan Transisi Tatanan Dunia
-