Namun, segala pernyataan ini kontak terjawab ketika berjumpa dengan sejarawan yang merupakan ikon utama pengkaji kisah seputaran Perang Jawa dan Pangeran Diponegoro itu, Peter Carey. Sejarawan asal Inggris ini mengatakan kedua punya hubungan yang bersifat tidak langsung. Dan Pangeran Diponegoro memang banyak terinspirasi soal sosok kekhalifan Ottoman, Turki.
Nah, agar tak panjang lebar mari disimak wawancara penulis dengan Peter Carey Jumat petang kemarin itu. Wawancara dilakukan di beranda Galery Cemara milik pakar filsafat Toeti Heraty Noerhadi-Roosseno di bilangan Menteng Jakarta. Percakapan ini direkam oleh anak muda asal Manado, Michael Limboto.
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Rekomendasi
-
Ahad , 04 Jan 2026, 23:07 WIB
Dualisme Hukum Pertanahan dalam Sengketa Tanah Adat Sultan Ground
-
-
Ahad , 04 Jan 2026, 21:44 WIBZohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika
-
Ahad , 04 Jan 2026, 19:27 WIBInvited Colonialism: Ketika Sejarah VOC Terulang dalam Bencana Sumatera
-
Ahad , 04 Jan 2026, 13:50 WIBRatusan Rakaat Sholat Sunnah Pendiri Gontor KH Imam Zarkasyi untuk Amal Fathullah
-
Ahad , 04 Jan 2026, 13:44 WIBDari Seruan Moral ke Arsitektur Perubahan: Outlook Muhammadiyah Green Movement 2026
-