Tuhan
Kuhamparkan kain kelam nan kusam
Ke arah rumahMU
Kuhinakan diriku di hadapanMU
Tuhan
Dalam sujud, kupanjangkan doa ini
Hanya doa ini yang kuingat
Hanya doa ini yang kuulang
Tuhan
Kembalikanlah ingatan Ibuku
Kembalikanlah belaian hangat itu padaku
Kembalikanlah kata JANG itu padaku
Tuhan
Kembalikan
Kembalikan
Kembalikanlah
*Puisi ini kudedikasikan untuk Ibunda tersayang
Ikhwanul Arif
Wartawan Pekanbaru
Disclaimer:
Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Rekomendasi
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 20:30 WIB
Piala Dunia 2026: Benarkah Terbebas dari Kangkangan Politik dan Diplomatik Global?
-
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 19:09 WIBMembangun dan Mewujudkan Khoira Ummah
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 08:11 WIBKorupsi dan Oligarki
-
Jumat , 26 Jun 2026, 16:06 WIBTransformasi Nilai Menuju Abad Kedua Gontor
-
Jumat , 26 Jun 2026, 15:52 WIBTeknik Pareto: Rahasia Mengapa Pembelajaran di Gontor Terasa Cepat Sukses
-
Advertisement