Tuhan
Kuhamparkan kain kelam nan kusam
Ke arah rumahMU
Kuhinakan diriku di hadapanMU
Tuhan
Dalam sujud, kupanjangkan doa ini
Hanya doa ini yang kuingat
Hanya doa ini yang kuulang
Tuhan
Kembalikanlah ingatan Ibuku
Kembalikanlah belaian hangat itu padaku
Kembalikanlah kata JANG itu padaku
Tuhan
Kembalikan
Kembalikan
Kembalikanlah
*Puisi ini kudedikasikan untuk Ibunda tersayang
Ikhwanul Arif
Wartawan Pekanbaru
Disclaimer:
Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Rekomendasi
-
Rabu , 29 Apr 2026, 21:38 WIB
Mengapa RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Tidak Bisa Lagi Ditunda
-
-
Rabu , 29 Apr 2026, 20:42 WIBEkonomi Kurban dan Dam: Memperkuat Ketahanan Pangan
-
Rabu , 29 Apr 2026, 19:07 WIBMengapa AGROFITRAH Menjadi Keniscayaan
-
Rabu , 29 Apr 2026, 17:18 WIBKepuasan Tinggi di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Rabu , 29 Apr 2026, 17:05 WIBJepang Buka Pintu Ekspor Senjata: Antara Sejarah dan Realitas Keamanan
-
Advertisement