OLEH AHMAD SYAFII MAARIF
Ada filosofi asketik di lingkungan Muhammadiyah yang berbunyi, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup dalam Muhammadiyah.” Saya tidak tahu oleh siapa dan kapan rumusan semacam ini diciptakan. Saat masih belajar di Madrasah Mu’allimin Yogyakarta tahun 1950-an, rasanya saya sudah akrab juga dengan nasihat ini. Jika dinisbatkan dengan sosok pendiri...
Disclaimer:
Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
Berita Terkait
Berita Lainnya